Experience Going Aboard ~

19 Juni 2013

Entah kenapa, tiba-tiba kemaren gua kepikiran, udah berapa kali yah gua pernah pergi ke Luar Negeri. Hehehe.. Flash back aja ke jaman pas mau masuk ke SMA, that’s my first time going aboard. Buat gua, pergi ke Luar Negeri adalah hal yang sama sekali gak ada dalam bayangan gua. Hehehe.. Karena tau sendiri di jaman tahun 90-an, belum ada pesawat murah, trus harus bayar fiskal, Pokoknya banyak hal yang jadi pertimbangan kalo ke Luar Negeri. Puji Tuhan, gua mempunyai satu ii (tante) yang tinggal di Singapore. Entah angin apa, akhirnya keluarga Hoa Bei pergi ke singapore.. Berawal dari sinilah, akhirnya daku sering ke Luar Negeri. πŸ˜€ Check this out.Β 


* 1 Juli 1999 – 19 Juli 1999 : Singapore (14 years Old)

Bersama Ie Tay Chen, Ie Tay Hoa, Ie Ba Yi, Mom, Eric, Reyhan, Vincent dan Gerry Naik kapal laut KM Kelud menuju Batam. πŸ˜€ Menempuh perjalanan 25 Jam dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Sekupang, Batam Center. Dilanjutkan dengan Kapal Ferry pinguin dari Batam Center menuju Harbour Front ditempuh dengan waktu 1 jam (Jaman dulu belum ada vivo city) Hehehe..Β 


Perjalanan pulangnya kami dibelikan tiket pesawat terbang Jerman, Lufthansa dikarenakan suami tante berfikir akan kurang nyaman jika harus pulang menempuh waktu 25 jam lagi. Hehehe.. Ini pertama kalinya juga naik pesawat Mahal. Wkwkww.. Tak banyak yang diingat, karena gak berasa terbang naik pesawat gede (dibanding sekarang naik pesawat tiger or air asia). The most memorable adalah ketika disajikan makanan potongan ikan tuna mentah dijadikan satu bersama puding dan salad. *hoeks* Rasanya mual ketika mencium ikan tuna. πŸ˜€Β 


* 20 Desember 2002 – 09 Januari 2003 : Singapore (18 years old)

Kata orang, kalo kita pergi ke suatu tempat yang jauh, dan kita menepuk2 ranjang yang kita tidurin saat kita mau pulang, kita bakalan balik lagi ke sana. Hehehehe..Β 
Yup.. Puji Tuhan, Gua dikasih kesempatan untuk pergi ke SG dibayarin sama ii.Β Perjalanan nekad dilakukan. Kali ini gua pergi seorang diri naik kapal laut untuk menyusul nyokap gua yang sudah ke singapore lebih dulu. Perjalanan ditempuh dengan Kapal Laut menuju Batam (again). Berbekal dari pengalaman nyokap dan panduan dari nyokap, gua memberanikan diri. Sebenernya ada pengalaman terparah pas gua seorang diri ke sini, Yaitu Bokap gak tau kalo gua ke SIngapore sendirian. Terombang-ambing diatas kapal laut selama 25 Jam. Hahahaha.. Bokap cuma tau, gua ke SG sama ii gua, Padahal ii gua ini hanya mengantarkan gua sampai didalam Kapal Laut after that, dia pulang. Dan dia janji gak akan menampakan diri didepan bokap gua sampe Januari. Hahaha..Β 


Perjalanan pulang kali ini dengan menggunakan kapal laut lagi. (padahal ngarep banget om gua beliin tiket pesawat kaya waktu itu, too bad dia lagi di luar negri juga karena ada kerjaan) Hehehe.. Berdua-dua-an sama nyokap balik ke Indo dengan kapal laut.. πŸ˜€


* 13 Oktober 2006 – 25 Oktober 2006 : Singapore (22 years old)

Setelah bokap tau kalo 3 tahun yang lalu gua pergi sendiri, doi kayanya murka banget *halah* Hahaha.. Doi bilang kenapa juga sih gak naek pesawat ke Batam? Harganya juga sama aja kaya naek kapal laut. Sedangkan pesawat kamu cuma terbang 1 jam. Dalam ati iya juga yahhhhh.. *nasi udah abis dimakan kucing* Eniwei, dikarenakan Fiskal masih mahal kalo direct langsung ke Sg (kalau gak salah inget 1 jutaan deh) makanya gua selalu lewat batam, karena harga fiskalnya setengah harga Rp. 500.000. Akhirnya Mulai mencari tiket pesawat yang tujuan Batam. πŸ˜€ Great. first time terbang setelah 7 Tahun yang lalu, rasanya deg-degan juga, apalagi sekarang ibaratnya gua usia udah gede, udah mulai “sadar” akan dunia ini. LOL. Kalau gak salah inget, gua pergi sama Sheinny berduaan deh. Ini juga pengalaman pertama dia going aboard dan naik pesawat. πŸ˜€
* 19 Desember 2007 – 6 Januari 2008 : Singapore (23 years old)
Masih kembali menggunakan pesawat terbang Air Asia (Pesawat murah meriah) menuju Bandara Hang Nadim, Batam. πŸ™‚ Penerbangan ini berdua dengan Sheinny. πŸ™‚ Hehehe.. Finally She’s Coming back to SG again with me..Β 

* 20 Januari 2011 – 25 Januari 2011 : Singapore (26 Years Old)
Yeay! Finally setelah pemberlakuan Wajib NPWP ditahun 2008, pembayaran Fiskal ditiadakan, Means gua bisa direct langsung ke Luar Negri tanpa Fiskal *Hore* Ditambah sekarang banyak banget promo kursi gratis dan terbang murah bersama air asia. Hehehe..Β 
So, ini juga pertama kalinya mendarat di Bandara Changi terminal 3. πŸ˜€ hehehe.. Mayanlah.Β Adapun Tujuan gua kesini sebenernya ambil laptop yang dikasih sama koko. Akhirnya sekarang Tomo *laptop* bersama gua. And the most grateful adalah free ticket to Universal Studios bought by my brother *hug* Hehehe..

With My beloved Aunty

First time to Marina Bay Sands Shopping Center

* 24 Agustus 2011 – 25 Agustus 2011 : Transit Singapore (Almost 27 years old)
Baru pertama kali ini, ke Singapore hanya untuk transit karena akan menuju Hainan-Haikou, China tanggal 25 Agustus.Β 

Inside Family Bus :p

Leaving Singapore 4.30 am. Waiting Family bus to picked up.

* 25 Agustus 2011 – 3 September 2011 : Hainan – Haikou, China
My first time going aboard to another country. Hainan, China adalah salah satu kampung kakek dari Nyokap. πŸ˜€ Awalnya galau mau kesini apa enggak, karena ini perjalanan ini bayar masing-masing. Hehehe.. ditambah biayanya gak semurah ke Singapore. Tiketnya Jkt-Sg-Haikou-Sg-Jkt plus ditambah bikin Visa. πŸ˜€ Trus harus tuker uang jajan dalam 2 buah mata uang asing yaitu SGD dan RMB. Tapi karena terus di”ojok-ojok” sama keluarga akhirnya Okelah. πŸ˜€

Picked Up by Hainan Family

Place We lived, Qiong Hai

Ini rumah kedua kung-kung *kakek* Bentuknya jauh lebih baik dari rumah pertama karena yang ini masih dirawat oleh anak kung-kung (tante) lain ibu. πŸ™‚

Β Ticket CRH : 41 RMB (Rp. 45.100)

Inside Hainan Eastern Ring High – Speed Railway (CRH)

Ini Rumah pertama kali kung-kung. Masih ada beberapa barang dan foto-foto keluarga didalam rumahnya, namun tidak di pindahkan/diubah sehingga menurut anak-anaknya ini adalah kenangan yang tersisa dari ayahnya.

Hainan, China adalah tempat kelahiran kakek dari nyokap. Sebelumnya Kakek gua pernah menikah di Hainan. Dan melahirkan 1 anak, Jaman dulu memang terkenal slogan banyak anak banyak rejeki, Karena mempunyai 1 anak dari Istri pertamanya, Beliau datang ke Indo untuk merantau (tujuannya), Menikah dan meninggalkan Istri dan anak-nya di China. Jadi keluarga yang di Hainan ini sebenarnya adalah Saudara tiri nyokap πŸ™‚ Namun mereka tetap keep contact sampai hari ini. Perjalanan Haikou ini adalah perjalanan kedua Tante, Om dan Nyokap gua, melihat bagaimana dulu “babe”nya tinggal di China. Tangis dan Haru disambut ketika kita disana, karena bisa dibayangkan walau China negara maju, namun Qiong hai adalah salah satu desa terpencil di Hainan (jadi jangan membayangkan ini tempat yang sangat bagus yah.. :p). Sehingga keluarga nyokap di Hainan sangat sukacita sekali melihat saudaranya sendiri datang ke China untuk mengunjungi mereka. πŸ™‚ Eniwei, I Never seen my grandfather, He passed away, One month (kalo gak salah inget) before my dad and my mom married. T_T

Yang gua suka dari China adalah barang-barangnya murah. πŸ˜€ belanja snack dan minuman tidak lebih dari 20RMB sekitar 22.000

But the most Hated disana adalah udaranya panas, dan orang-orangnya jauh lebih gak tertib dibandingJakarta. Hehehe.. It’s true. Nice to be Indonesian, kita masih bisa mengerti Manner, Seperti ngantri tiket, ngantri makan or ngantri toilet. Kalau mereka, Buset deh dateng-dateng langsung nyelak, kalau ditegor galakan mereka dan sesama orang china, nampaknya gak masalah kalau diselak, mereka membiarkan saja orang tersebut menyelaknya.. :p Rata-rata mereka juga “jorok” Buang sampah sembarang, meludah dan mabok-mabokan ditempat makan x_x dan yang paling parah *versi gua* saking joroknya terkadang kalau kita makan dipinggir jalan, mereka membungkus piring/mangkoknya dengan plastik sehingga abis makan, mereka gak perlu mencuci piring, tinggal membuang plastiknya aja. *sigh* Tapi bisa dibayangin gak sih, makan panas-panas didalem kantong plastik? *Iuh* Untung cuma 9 hari disana, itupun udah gak betah banget dengan panasnya Qiong Hai, But be Grateful aja.. πŸ™‚

To be Continue..
Advertisements

Thank you for your comments :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s