Give God an Eraser

11 April 2011, 23:07
Saat ini, sapi lagi not in good mood. 😦 bukannya kurang sehat.. tapi perasaan sapi lagi gak menentu. Disaat-saat sapi sendirian, sapi mencoba untuk membuat blog walau belum ketemu ide mau nulis apa.. tapi yang penting buka laptop dulu. :), dirasa masih ada yang kurang, sapi pasang musik, Menyetel favorit Playlist, Album LGLP.

~Tak kan ragu ku berjalan
di dalam lembah yang kelam..
Ku tak takut..
Sebab Engkau besertaku

Segala yang Kau ijinkan
Terjadi dalam hidupku
Ku percaya… Mendatangkan kebaikan..
Bapa ku percaya.. RancanganMu indah..
Bapa ku percaya.. Kau turut bekerja..
Dalam segala hal.. Mendatangkan kebaikan bagiku.. 
***
huff.. Tak terasa air mata sedikit mengalir.. bukan karena sedang mellow.. tapi memang lagu ini benar-benar menyentuh hati. Entah kenapa.. tiba-tiba terlintas Kapan terakhir kali, kita menulis impian kita di atas kertas? Kapan terakhir kali kita menulis resolusi? Cita-cita? Keinginan? Kerinduan kita? Mungkin 3 bulan yang lalu.. disaat awal tahun.. atau mungkin baru terpikir menulis impian bulan lalu? minggu lalu? mungkin kemaren sore?
Aku sendiri menulis impianku sendiri diawal tahun. Banyak hal yang mau aku lakukan, Banyak hal yang mau aku rubah, banyak juga kerinduan akan masa depan yang aku tulis di dalam impianku. 

Namun terkadang, ketika kita menuliskan impian kita, kerinduan kita.. apakah kita pernah bertanya.. “sesungguhnya.. apakah ini yang Tuhan inginkan dalam hidup kita?”. 

Sewaktu kita menuliskan impian, Ijinkan Tuhan untuk menghapus bagian yang tidak mendatangkan kebaikan buat kita. Ketika segala sesuatu tidak sesuai keinginan kita, kita pasti marah, kecewa dan kita ga bisa terima akan hal ini. Tapi ingatlah.. Dia Tuhan yang bertanggung jawab. Ketika Dia menghapus impian kita, Dia Tuhan yang memberikan hal yang lebih baik. Lebih dari apa yang kita pikirkan. Bahkan Tuhan gak pernah sekalipun meninggalkan kita.. Rancangan Dia selalu rancangan yang baik, rancangan damai sejahtera. Tuhan mengijinkan setiap masalah terjadi untuk mendatangkan kebaikan buat kita. kebaikan untuk kita terus bergantung sama Dia.

Satu hal yang aku belajar adalah untuk Percaya. Percaya = melihat segala sesuatu dengan iman. Sesuatu yang belum pernah terjadi dan akan terjadi, semuanya akan baik dalam waktu-Nya Tuhan.
Tuhan turut bekerja dalam segala hal.. this is the best part for me. Yes, He is. Dia Allah yang baik, Allah yang tidak pernah bekerja setengah-setengah. Allah yang bertanggung jawab. 
Write your plan with Pencil and Give God an eraser.. His way is always better than we choose.. Trust Him with all you heart and never ever doubt with Him..
Xoxo,
Sapi ^^v
Advertisements

Thank you for your comments :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s