Merantau ke Tanah Melayu, Malaysia :) – Day 2

Day 2,

Udara pagi di Malaysia sih emang sejuk yaaa, Dingin… *eh, salah deh, gua masih di dalem kamar Hotel, terang aja dingin.. Wkwkwkw.. 

Mid Valley Jam 7 Pagi 


Hoammm.. Satu hal yang paling meng-enakkan kalo pergi sendirian adalah gua bebas pergi kapan aja, kemana aja suka-suka gua. Hahaha.. kalo kemaren jam 8 pagi udah cao (red. keluar) dari hotel. sekarang gua memutuskan untuk jam 11 baru pergi. Hehehe.. 

Setelah kemaren malem bergumul sendirian dengan Gadget dan peta buta KTM *kaya orang gila*, akhirnya gua memutuskan hari ini akan pergi ke Petronas, Jalan Petaling, dan Masjid Jamek. Jam 11-an gua melaju ke salah satu foodcourt di Mid valley (asli, gua gak tau food court yang mana aja. soalnya di satu mall ada lebih dari 6 food court) gua memesan Little Wok dengan judul.. Kae Hong apalah.. pokoknya intinya seperti potongan ayam pedes dan dimakan diatas kuali mini. 😀 

Rasanya Oke-lah masih bisa diterima lidah dengan baik, walau agak berbumbu aneh dan pedas

Makanpun selesai, kini saatnya jalan lagi ke stesen Mid Valley, mari nge-bolang lagi dengan KTM. Lagi-lagi dari Mid valley menuju Kl Sentral dengan 1 RM (karena udah apal). Kl Sentral ini memang pusatnya segala pemberhentian. seperti Harmoni gitu. Interchange. Jalur per-keretapian di Malaysia agak unik. Kalau di singapore seluruh MRT (Mass Rapid Transit)-nya terkoneksi dengan baik tanpa perlu bayar lagi sebelum kita “tap” EZ link di pintu keluar. MRT ini hanya dioperasikan oleh 1 corporation saja yaitu SMRT Corporation.

Nah, beda dengan Malaysia. Kalau diperhatikan di peta kereta api Malaysia, ada berapa jalur yang berbeda dan di operasikan dengan beberapa corporation. 

1. KTMB (Komuter) berpusat di Kuala Lumpur ini bisa gua contohkan seperti kereta api milik Persero yg ada di Jakarta. Ibaratnya ini kereta api untuk kalangan rakyat bawah 😀
harganya juga relatif murah dari 1 rm – 2 rm. Walau untuk kalangan bawah, kebersihan dan pemeliharaan keretanya dijaga banget loh. Semua gerbong ber-AC dan pintu-nya otomatis dan tetap ada pengeras suara untuk bisa mengetahui ‘Next stop”, Gak kalah jauh dengan LRT. Namun komuter ini memang agak lama datengnya, apalagi kalau kita udah ketinggalan kereta, kira2 harus nunggu sekitar 9-12 menit untuk kedatangan kereta selanjutnya. 

Edisi nunggu dari KL Sentral ke Mid Valley (KTM)
2. Putra LRT dikendalikan oleh Projek UsahasamaTransit Ringan Automatik Metro Ini bisa dicontohkan seperti MRT di Singapore. tempat tunggunya rata-rata ber-AC dan biasanya lewat jalan atas or bawah tanah. Gerbong keretanya relatif lebih sedikit dibanding KTM, Namun didalam gerbong LRT terdapat peta LRT yang berkedap-kedip, jadi kita bisa tau, posisi kita dimana dan bisa mengetahui “next stop” sebelum pengeras suara dibunyikan. 😀
dan uniknya lagi, LRT ini dikemudikan secara automatis tanpa masinis. Nah, perbedaan jelas dengan komuter, jika kita ketinggalan LRT kita tunggu aja sebentar lagi, sekitar 3-4 menit, akan datang lagi LRT-nya. 🙂 
LRT sendiri bisa gua bilang adalah Versi kerennya dari KTM. Means, untuk membeli tiket, beda banget dengan KTM. Kalau beli tiket KTM, tidak disediakan mesin otomatis, tapi ada counter untuk beli tiket dan akan dilayani oleh 1 orang kasir dan pintu masuk menuju kereta mirip2 kaya trans jakarta ada loket untuk masukin tiketnya tapi tidak digunakan, yang ada malah ada 1-2 orang petugas yang lagi mengecek tiket kita, apakah kita benar2 membeli tiket atau itu tiket yang kemaren. Hehehe.. bahkan ada juga yang pintu masuknya gak dijaga. Gua pernah lewat begitu aja, (dalem ati, tau gitu gak usah beli tiket yah.. :p padahal mah tiketnya cuma 1 rm. dasar cina. wkwkwkwkw) . Sedangkan LRT kita beli tiket di automatic machine. Kita bisa membeli single trip, or pakai Rapid KL pass (seperti kartu Ez Link. 

Antri Beli tiket LRT

Taraaaa.. Koin untuk Single Trip

Pintu Masuk LRT, Kita “tap”kan Koin or Rapid KL Pass ke pintu otomatis tersebut. 

Ruang tunggu LRT

3. Star LRT
4. KL Monorail
5. Putra Jaya Monorail
6. Express rail Link

Eniwei untuk 3-6 maap gak bisa kasih gambaran, karena sama sekali gak naik. 😀

Hehehe.. Walau KL sentral adalah Interchange KTM komuter dan Putra LRT dan berada dalam satu building (gedung), namun kita harus membayar lagi dengan tarif yang berbeda. Karena perbedaan Line (jalur) dan perbedaan corporation. 😀 

Tak harus menunggu berjam-jam, tibalah gua seorang diri (ya iyalah) di KLCC Suria. WOW! 
Siapa sih yang gak kenal Petronas?? Banyak yang bilang belum pernah ke Malaysia kalau belum menginjakan kaki ke Petronas. Tentulah gw meng-agendakan jadwal gua ke sini (biar mau di cap pernah ke Malaysia donk :p) Lagi-lagi gua amazed dengan KLCC. Bukan dengan Mall-nya yah. Tapi pemandangannya. 🙂 Setelah sampai di KLCC gua berusaha mencari pintu keluar untuk segera melihat petronas seperti apa penampakannya. Dan pengen tau “halaman belakang” KLCC suria seperti apa. Im not interested untuk naik ke atas petronasnya. Karena pertama Mahal dan kedua harus antri (baca di blog orang) So, gua cuma pengen liat aja petronas dan “halaman belakang”-nya. 😛 

Inside the KLCC

“Halaman Belakang”

Dancing water

Yeahhh! I’m Here..

One thing for sure, gua piknik disini.. 😀

Halaman depan Petronas
Setelah puas piknik di sekitaran petronas, akhirnya gua memutuskan untuk ke tempat lain. awalanya agak galau mau ke Masjid Jamek atau Jalan Petaling. (sebenernya galau untuk bayar tiket LRT-nya sih, karena berdekatan jadi mikir mau turun di Petaling (LRT Pasar seni) trus jalan kaki ke Mesjid Jamek. 😀

Akhirnya gua memutuskan untuk turun di pasar seni lalu berjalan kaki menuju jalan petaling. Berdasarkan petunjuk dari GPS Samsung, tempatnya gak jauh. Eh bener juga. 😀 gak lama kemudian gw menemukan diri gua berdiri ditengah2 jalan petaling. Hahahaha.. Karena gua seorang diri dan gua gak niatan untuk belanja jadinya gua hanya foto-foto. Mau makan di street foodnya juga lagi gak laper (karena abis piknik di petronas). Intinya kunjungan gua ke Malaysia cuma memang mengunjungi tempat2 yang sudah ditulis terdahulu di blog orang. 😀 dan gua uji nyali, apakah benar gua bisa sampai dengan selamat? wkwkwkw. ternyata gua BISA!! Yeay!

Pusat pertokoannya mirip banget kaya pasar baru. Bisa ditawar. 😀

Hellow Mbakk.. 😀 -Gak kenal-

Pas jalan balik mau ke LRT stesen, eh ketemu KL Tower. Tapi cuma di foto aja gak pake mampir kesana.. 

Jalan.. Jalan.. Jalan.. menyusuri setiap yang berwarna merah yang ditunjukan GPS untuk melangkah ke Masjid jamek.. 😀 *Saking mau ngirit gak keluar ongkos* Finally I saw the sign!

Stesen Masjid Jamek (Sebelah Kanan)

Karena sudah mengetahui harus berpakaian sopan dan menggunakan kerudung untuk masuk kesini, Gua memutuskan untuk gak masuk. 😀 Bukan karena gak mau, tapi dikarenakan sendirian juga, sedangkan gua udah berusaha muter ke sebelah kiri dan kanan untuk mencoba masuk tapi tetep gak ketemu pintu masuknya, akhirnya gua cuma berfikir foto aja deh. Hehehe.. Lagian seperti yang gua jelaskan, gua hanya uji nyali, apakah benar gua bisa sampai ke sini. Sekali lagi, ternyata saya BISA *norak dan bangga*

Perjalanan kali ini, saya tutup dengan naik LRT menuju Mid Valley lagi. 😀 Ternyata Stesen Masjid Jamek adalah salah satu stesen interchange seperti KL sentral. Dengan ke-sotoy-an gua, hampir aja nyasar menuju tempat lain. Wkwkwkw.. Sesungguhnya ketika gua selalu mau tersesat, selalu punya perasaan kaga enak. Akhirnya gua mencoba mempelajari peta LRT yang buta, dan gua find out, kalo gua salah nunggu..

Here I’am. the right platform.. 🙂
Find out bahwa LRT ini mirip banget kaya MRT (bersih dan rapi)

Sampai pula kembali ke Mid Valley (lagi). Kayanya kalo udah di stesen Mid Valley hati menjadi riang dan feel back home.. wkwkwkw.. *karena hari ini gak jadi nyasar* :p 

Lupa ini namanya apa, But its to hot and Spicy dan Hambar T_T

Sub Way untuk cemilan malam.. :p

Iseng sebelum tidur..

Nite Everyone!
Advertisements

Thank you for your comments :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s